Putus Rantai Penularan DBD, Pemdes Dukuhwringin Gencarkan Fogging di RW 04 dan RW 06
SLAWI, 4 April 2026 – Sebagai langkah preventif menghadapi ancaman demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Desa Dukuhwringin melaksanakan kegiatan pengasapan atau fogging massal pada Sabtu, 4 April 2026. Langkah ini diambil guna membasmi nyamuk Aedes aegypti dewasa yang mulai meresahkan warga seiring kondisi cuaca saat ini.
Sasar Wilayah Padat Pemukiman
Kegiatan fogging kali ini difokuskan pada dua wilayah RW yang dinilai memerlukan penanganan intensif, yakni:
-
RW 04: Mencakup lingkungan RT 04, RT 05, dan RT 06.
-
RW 06: Mencakup lingkungan RT 03, RT 04, dan RT 05.
Petugas menyisir setiap sudut jalan, selokan, hingga pekarangan rumah warga untuk memastikan asap insektisida dapat menjangkau titik-titik yang menjadi tempat hinggap nyamuk.
Upaya Bersama Cegah DBD
Proses pengasapan berjalan lancar dengan pendampingan langsung dari perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Sambil melakukan fogging, petugas juga memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada dan tidak hanya mengandalkan pengasapan saja.
"Fogging ini hanya membunuh nyamuk dewasa. Kami tetap meminta warga untuk aktif menjalankan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui program 3M Plus di rumah masing-masing agar jentik nyamuk tidak berkembang," ujar salah satu koordinator lapangan di lokasi kegiatan.
Antusiasme Warga
Warga di wilayah RW 04 dan RW 06 menyambut baik langkah cepat ini. Sejak pagi hari, mereka telah bersiap dengan membuka jendela dan pintu agar asap dapat bekerja efektif, namun tetap menjaga keamanan makanan dan hewan peliharaan.
Pemerintah Desa berharap melalui aksi serentak pada Sabtu ini, angka risiko penularan DBD di lingkungan Dukuhwringin dapat ditekan seminimal mungkin sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga.